
Manusia primitif sangat mempercayai eksistensi alam ghaib. Ia bertingkah laku dengan nilai dan norma yang konon berasal dari Tuhan Sang Penguasa Alam. Hanya saja, karena tiada wahyu Tuhan yang menuntun mereka, sehingga terjerumus terhadap pencarian Tuhan yang keliru. Mereka mempercayai tempat-tempat keramat, dan bahkan mentuhankan benda. Namun dunia selalu berputar, waktu selalu berganti dan terus maju ke depan. Masa primitif diganti dengan zaman modern yang disuguhi dengan berbagai teknologi maju. Dari sini pemaknaan manusia terhadap suatu benda mengalami pergeseran. Termasuk di dalamnya pandangan mengenai ketuhanan, kemanusiaan, norma dan nilai dalam kehidupan
Manusia Primitif
Diposting oleh
Pensil
Sabtu, 06 Desember 2008
6 komentar:
manusia primitif terkadang lebih beradap dari pada manusia modern
tapi tidak jarang manusia modern yang sifat dan tingkah lakunya primitif mbak
tidak ada yang terjerumus dan keliru dalam pencarian Tuhan, jika tuhan ada dimana-mana. Dan tidak ada yang menTuhankan benda, karena mereka sadar benar bahwa Tuhan ya..Tuhan..benda ya..benda..yang ada hanyalah ketidak mengertian kita terhadap keyakinannya. Apa yang dilakukannya. (inilah yang dimaksud toleransi)
gaib dan mesteri itulah kerinduan manusia yang sesungguhnya. kita adalah keturunanprimitif yang pura - pura modern. berlakulah primitif sehingga kita punya toleransi yang jujur terhadap benda,ruang dan waktu.
toleransi apa yang dimaksud disini? toleransi hidup sehari-hari atau toleransi keberagama?
toleransi dlam beragama ada batasannya, aqidah tidah dapat ditolerir/ (lakum diynukum walyadiiny)
Posting Komentar