Zona Militer Tertutup

Kian hari keangkuhan barat yang semakin menjadi-jadi. Keangkuhan yang saya maksud bukan tanpa dasar. Tengok saja rentetan kejadian yang bertubi-tubi menyerang Islam. Tuduhan terorisme, pencidukan tokoh-tokoh Islam dengan dalih teroris, hingga invasi militer tanpa dalih kuat ke suatu Negara dan menginjak-injak martabat bangsa tersebut.

Dengan mata telanjang, kita semua tahu apa yang sebenarnya terjadi. Scenario macam apa yang sedang dimainkan dan siapa dalang di balik ini semua. Namun untuk yang kesekian kalinya, kita tidak mampu berbuat apa-apa. Sungguh tragis, hampir semua kita mengutuk keras sikap amerika dan anteknya (Israel) dengan segala kebijakan mereka. Namun dengan sangat sadar, kita tahu bahwa mereka tidak akan pernah mendengar umpatan dan kutukan kita, sekeras apapun itu. Ibarat berteriak kepada orang tuli, sekeras apapun omongan kita tak akan terdengar. Tapi dalam hal ini, tentunya bukan amerika yang tuli, namun corong kita yang tidak kuat. Kita lemah.

Secara histories, Barat telah memposisikan Islam sebagai musuh utama pasca runtuhnya kekuasaan gereja. Proyek besar lantas bergulir untuk melemahkan kekuatan Islam. Mereka sadar, bahwa pertikaian fisik tidak lagi menjamin kemenangan. Kesadaran yang kemudian membawa mereka untuk menyusup ke tubuh umat Islam dengan diam-diam. Pengaruh dan faham yang pada dasarnya bersebrangan dengan dokrin Islam perlahan-lahan disuntikkan. Di mana dalam hal ini, teknologi komunikasi merupakan salah satu hardware utama.

Berbicara teknologi komunikasi, tidak lepas dari Yahudi yang berada di balik kemajuan dan kecanggihannya. Sayangnya, hal ini tidak lepas dari kepentingan golongan dengan tujuan menguasai dunia. Dalam skala mikro, mereka ingin melemahkan kekuatan Islam. Hal ini tertuang dalam protokolat zionisme no 12, yang berbunyi:

Sepotong berita pun tidak boleh sampai ke masyarakat sebelum mendapat persutujuan dari kita. Karena itu kantor-kantor berita yang merupakan sumber seluruh berita dari seluruh pelosok dunia harus dikuasai, pada saat itulah baru kita menjamin tidak ada berita yang tersebar kecuali yang telah kita pilih dan kita setujui.

Dengan melihat ini, segala macam berita yang tersebar tidak lepas dari pantauan Yahudi, untuk melancarkan segal kepentingannya. Mereka merasa kuat dan mampu menguasai, propaganda dan pemutar balikkan fakta yang mereka sebarkan. Dokrin Islam mereka grogoti. Mereka masuk dan ada dibalik kemajuan zaman.

Jeremy Bowen selaku Editor Timur Tengah BBC News dalam laporannya, Negara ini juga menyatakan sebagian besar wilayah Israel di perbatasan Gaza sebagai zona militer tertutup yang memberi kekuasaan pada tentara untuk mengusir para wartawan. Juru bicara Israel di seluruh dunia pers mengemukakan pernyataan yang konsisten. Mereka berulang kali, tanpa lelah, menegaskan bahwa Israel bertindak untuk membela diri, bahwa wilayah kedaulatannya dilanggar oleh serangan roket dan bahwa negara manapun yang berada dalam posisi itu akan melakukan hal yang sama.

Sebenarnya yang dilakukan Israel terhadap Jalur Gaza bukan sebuah perlindungan diri, melainkan tindakan yang bisa dikatakan keterlaluan dan tidak berimbang. Bayangkan, Hamas dari Jalur Gaza hanya melontarkan roket, sementara Israel menggunakan teknologi dengan presisi tinggi. Serangan brutal Zionis Israel ke Gaza pada hari Sabtu, 27 Desember 2008 merupakan bukti yang kuat dan saksi nyata untuk kesekian kalinya telah membuka topeng manipulasi yang selama ini dipakai Zionis Israel. 60 persen negara-negara Eropa dalam polling menyatakan bahwa Israel mengancam stabilitas keamanan dunia dan menjadi sumber terorisme.

47 komentar:

else 1 Januari 2009 pukul 17.26  

duh fin.......aq speechless melihat kekejaman israel trhdp saudara2 kita di palestina.
hanya airmataku saja yang mengalir deras, seraya terus berdoa, smg ini cpt berakhir.
I HATE ISRAEL (dan penyokongnya)

Ita Irawati 1 Januari 2009 pukul 18.11  

Ya Rabb Lindungilah Saudara-saudara kami yang ada di Palestina semoga dia kuat menghadapi semuanya... Hanya Engkaulah zat pelindung setiap umatMU... Amien...

Haris 1 Januari 2009 pukul 20.59  

Bener Fin, Mereka tidak melakukan secara fisik, tapi melalui penyusupan, propaganda, merusak moral bangsa, melalui seni, budaya dan pendidikan, juga pengrusakan aqidah Islam.

Mereka menguasai berbagai media informasi

Nyante Aza Lae 1 Januari 2009 pukul 21.35  

kurang ajar n tak beradab!!!

The Diary 1 Januari 2009 pukul 22.11  

wah... mengerikan sekali. aku liat di tipi juga mbak

anita mui 1 Januari 2009 pukul 22.43  

Gerimis hatiku tak kunjung reda saat menatap nasib para saudaraku dipalestina...berhati apakah para teroris itu yachh..

Mari taburkan doa buat para saudara kita yg disana smoga penderitaan cepat berlalu..AMIEN

Umroh Al Haneef 1 Januari 2009 pukul 23.03  

sampai hari kiamat Yahudi akan terus memerangi Islam...namun kekuatan Maha Dahsyat akan terus berkobar..doaku untuk saudara2 di Palestina...ampuni kami yang hanya bisa berkata2 lewat blog ini...ya Allah...

aR_eRos 1 Januari 2009 pukul 23.30  

astagfirullah
semoga mereka mendapat balasan yang setimpal
doa orang yang teraniaya adalah mustajab

salam kenal ya mbak *salaman*

attayaya 2 Januari 2009 pukul 02.31  

tindakan Israel terhadap jalur gaza adalah untuk mengambil wilayah itu. ga ada alasan lain.

yang kasian itu, umat kristen, yang terjepit di tengah perang tersebut.

Israel dari tahun 1948 emang mau membuat negara Yahudi yang besar. cuma dengan cara mencaplok wilayah orang lain.

Admin 2 Januari 2009 pukul 04.02  

melihat kejadian seperti ini banyak yang bertanya, mengapa Allah membiarkan orang-orang keji seperti mereka tetap beerada didunia ini.

Unknown 2 Januari 2009 pukul 04.43  

rasanya kasian banget sama saudara kita yang dipalestine..

kejam banget tuh israel..

Unknown 2 Januari 2009 pukul 07.48  

Satu kata untuk Palestina..! Jihad

Satu Kata untuk yahudi Hancurkan...!

WanitaMustanir 2 Januari 2009 pukul 09.47  

Hanya dgn Jihad yg mampu membalas kekejaman Israel.. dan jihad itu adalah dgn Khilafah.. Wallahua'lam..

Ultrasneverdie 2 Januari 2009 pukul 09.50  

tenang saudaraku...
mereka itu penakut.
berlindung didalam mobil baja
bersembunyi dibalik tembok tinggi.
berkedok membela diri.

gentarkan mereka
teriakkan saja Allahu Akbar !!
bersama sama sedunia.

jihad adalah jawabannya.

rofiana 2 Januari 2009 pukul 20.48  

wih.. ngeri banget...
salam kenal dari rofiana

Anonim 3 Januari 2009 pukul 01.14  

Melihat kejadian ini aku koq jadi bertanya-tanya, dimanakah OBAMA? Bukankah seluruh penjuru dunia bergembira saat tokoh yang katanya pro Timur ini terpilih sebagai presiden AS. Tapi sepertinya gak terdengar gaung suara atau tindakan nyata darinya.
Untuk Sang Penyamun..
"Allah punya rahasia dan rencananya sendiri!"
Oya Fin, imel2an mengenai diskusi Muara Takus boleh kan? aku imel tanggapan atau pertanyaan aku lagi ya...

tohircicomre 3 Januari 2009 pukul 09.30  

subhanallah, sungguh kejam dunia ini... israel i injek-injek deh...

Bias Tegaralaga 3 Januari 2009 pukul 10.37  

makin menakutkan saja kondisi dunia, huehehehhe

salam kenal mbak :D

Ikasmanca Community 3 Januari 2009 pukul 14.51  

wow prihatin aja mungkin ga cukup kali ya atau kita kirim doa yang tulus untuk perdamaian (apa itu cukup juga ya?)hmmmm...

Salam KoMpaaaaK

Pensil 3 Januari 2009 pukul 16.12  

Sungguh tragis, hampir semua kita mengutuk keras sikap Israel dengan segala aksinya. Namun dengan sangat sadar, kita tahu bahwa mereka tidak akan pernah mendengar umpatan dan kutukan kita, sekeras apapun itu. Ibarat berteriak kepada orang tuli, sekeras apapun omongan kita tak akan terdengar. Tapi dalam hal ini, tentunya bukan Israel yang tuli, namun corong kita yang tidak kuat. Kita lemah.

Langkah revolusioner yang perlu ditempuh sekarang ini adalah: Mendesak para pemimpin negara-negara timur tengah untuk membuka Zona Militer Tertutup yang dilancarkan Israel di jalur GAZA. Mungkin bisa dikatakan ketegasan bukan hanya mengutuk semata. Bukankah kita memiliki OKI, kekuatan kedua selain PBB... Saat ini, berbagai bantuan medis dari belahan dunia mengalami blokade. Jendral Zionis memberi kekuasaan pada tentara untuk mengusir para wartawan dan suka relawan (tim medis & organisasi kemanusiaan). Lalu, apakah kita hanya diam dan bersuara saja...

Allah tidak akan merubah suatu kaum kecuali mereka mau berusaha untuk berubah... Kutukan dan kecaman hanyalah hembusan angin yang tak memiliki arah.

Diana Yusuf 3 Januari 2009 pukul 17.40  

wah amat sadir dan tragis...semoga allah memberikan kekuatan kepada semua saudara-saudaraku semuannya di palestine

Nunung Mulyani 3 Januari 2009 pukul 21.52  

jujur sedih ketika ngliat saudara2 muslim di palestina yg didzolimi itu, moga allah memberi rahmatnya kepada mereka, :)

Anonim 4 Januari 2009 pukul 01.20  

ISrael Biadab...
Bangsa yg tidak berperikemanusiaan

Debrian Miller 4 Januari 2009 pukul 02.27  

wah ngeri banget ya liatna... israel parah thu.. israel harus di basmi thu

Atca 4 Januari 2009 pukul 02.57  

Hanya berdo'a yang bisa kita lakukan saat ini untuk membantu rakyat Palestina...Aemoga Allah segera memberikan pertolongan kepada mereka..dan memberi hukuman setimpal kepada Israel yang kejam..

yulia madjid 4 Januari 2009 pukul 05.19  

It is the most heart-rending sight on earth to see children, as small as few months old, lying in the hospital beds, and to see the faces of infants disfigured in the air-strikes and bombings.

KOPI Sastra 4 Januari 2009 pukul 05.30  

kami benci Israel...
Kami akan memutilasi mereka

deFranco 4 Januari 2009 pukul 07.01  

ERASE ISRAEL FROM THE WORLD MAP..!!!!!!!!!

Unknown 4 Januari 2009 pukul 16.38  

ya ampun anak2 gak berdosa
wanita2 gak berdaya
dan kebanyakan pria2 tak bersenjata
mesti melawan tentara terlatih, dengan senjata canggih, misil modern, dan tank2 lapis baja.

'mudah-mudahan Allah cepat membalasnya'.

sayang diantara sekian banyak pemimpin besar beragama islam dari berbagai negara, belum ada yang bisa menyatukan islam agar kembali berjaya.

Seno 4 Januari 2009 pukul 18.15  

Saya setuju, menurut kacamataku perang Israel juga dikarenakan palestine adalah negeri yang sangat kaya akan minyak. Dan negara2 pendukung israel sangat membutuhkan itu mengingat mereka adalah negara industri yang membutuhkan minyak tapi tak mempunyai ladang minyak.

Berbagai alasan, mulai dari teroris hingga alasan politis ada dibalik alasan untuk menguasai perminyakan dunia.

rahanto.blogspot.com 4 Januari 2009 pukul 23.58  

Saatnya perang Arab-zionis jilid 2 digelar. Israel harus dilawan dengan kekuatan militer, ekonomi, politik dan budaya. seharusnya saat ini adalah saat yang tepat untuk menghancurka zionis jika saja para pemimpin negara2 arab mau bersatu untuk: pertama dan yang paling utama adalah mengerahkan kekuatan militernya secara serempak memasuki wilayah zionis, ini pasti akan menggentarkanya. ini satu2nya cara menghentikan kebengisan, kekejian dan kecongkakan zionis laknatulloh allaih.memberikan bantuan kemanusiaan dengan terlebih dahulu menguasai pintu2 masuk perbatasan dengan menyerangnya menggunakan kekuatan militer sehingga dengan mudah bantuan kemanusiaan dengan mudah untuk disalurkan kepada korban2 di jalur gaza. maka Wahai umat islam dan arab...bersatulah !!! sudah saatnya untuk berjihad, genderang perang tlah ditabuh.Selamatkan Palestina, Al Aqsho dan Kemanusiaan!!!

Dr Amad 5 Januari 2009 pukul 02.07  

Saya pada dasarnya amat setuju dengan komentar kamu ini.Peluru kecaman dihalakan pada Sang Penghisap Darah Israel,itu tidakkan mengubah apa-apa.Sejarah sudah lama tertulis dan mengajar kita sama ada didalam Al-Quran mahupun di lembaran-lembaran sejarah terdahulu.Yahudi bangsa yang degil,Ya dilaknat Allah.

Sebab itu kita yang sudah paham kerangka pergolakan ini sepatutnya melemparkan peluru kecaman pada muslim itu sendiri.Samada pemerintah negara muslim yang tinggal sekeliling Israel tanpa menghiraukan Palestine diratah dan juga kita patut memahamkan teman-teman disekeliling kita yang masih enak dibuai mimpi.Penuh dengan sikap "ketidakpedulisme"...

Jolynn 5 Januari 2009 pukul 05.57  

Semoga Allah menempatkan mereka yang mati syahid di sisiNya...

yudha 5 Januari 2009 pukul 07.06  

saya belum chek kurs rupiah terhadap mata uang palestina dan kebutuhan hidup sehari2 mereka brp besarnya

ilustrasi gerakan :
seandainya setiap KK muslim memiliki kewajiban min. memberi Rp 10.000 atau 60.000 /6 bulan atau setara 120.000 setahun.
kemudian ini juga dilakukan oleh umat islam lainnya di negri lain...insya Allah cukup membantu adanya perbaikan dan persiapan ketika palestina mengalami hal2 seperti saat ini...dan tidak menutup kemungkinan kejadian seperti saat ini akan terulang lagi...lagi ... dan lagi...
gerakan ini mungkin sbg langkah awal untuk 'menghitung' berapa kekuatan min. umat Islam

Umi Rina 5 Januari 2009 pukul 16.04  

Bayangkan jika umat Islam sedunia bersatu untuk melawan kaum zionis...
Perang sudah dimulai, kenapa masih berpangku tangan???

ucinblog 6 Januari 2009 pukul 03.13  

kren!!!
mari kt kutuk israel

Anonim 6 Januari 2009 pukul 07.40  

Perubahan terjadi begitu cepat dan bergerak dengan laju pesat. sebenarnya Israel itu negara yang ada dibagian mana sih kok jadi satu sama Palestina?

Anonim 6 Januari 2009 pukul 11.50  

Salam kenal mbak, tulisannya intelek, kritis dan kontruktif untuk dunia islam. Kalo diijinkan saya link ya.. trims

Sam El 6 Januari 2009 pukul 21.05  

menanggapi komentar fina atas postingan saya.
memang benar jaman dulu gereja memang sangat congkak, begitu juga dengan Paus.mereka haus kekuasaan. oleh krn itu Paus dan saya sebagai umat kristiani meminta maaf atas kecongkakan umat kristiani.sy yakin tidak semua umat kristiani berperilaku buruk. permasalahan di palestina adalah permasalahan kita bersama. Gereja pun mengutuk serangan brutal tersebut!
sekali lagi sy mohon maaf apabila ada salah2 kata, :)

Syamsul Alam 7 Januari 2009 pukul 00.46  

Hm.... bener banget apa yang dikatakan ama mbak Fina. Kutukan mah ga ada artinya! Aku bersumpah serapah di blog ini, sape jariku ngilu karena ngetik tuts keyboard juga bakalan ga ada gunanya........

Mau ikutan ngumpulin 500 ribu tanda tangan menolak Israel ga? Klo mau, join facebook dulu. Sudah banyak membernya dan dari banyak negara.

Rencananya akan di serahkan pada yang lebih kuat daripada kita.

Seandainya aku lebih punya kekuatan......

Seandainya jadi orang terkaya di dunia, saja..... Pasti lebih punya power untuk hentikan ini.

Fiuh........

Blognya bagus dan penuh gambar yang ga enak diliat.... huehuehuehue.....

Admin 7 Januari 2009 pukul 08.17  

hmm.. kayaknya ada tanda2 pemerintahan islam akan segera bangkit dari tidur panjangnya.. siapa yang setuju..

Pensil 8 Januari 2009 pukul 03.05  

Terima kasih untuk para pembaca dan komentator. Hari ini semua orang mengetahui bahwa pembentukan rezim Zionis tidak punya dasar yang kuat, pembentukan rezim ini tidak lain untuk memecah belah dan membuka jalan bagi pemimpin-pemimpin korup di Timur Tengah.

#> Yudha : Ide dan usulan yudha sangat cemerlang, makasih ya.

#> kaii19 word : Israel hanyalah penjajah wilayah-wilayah Palestina yang diduduki sejak perang tahun l967. Senjata utama mereka adalah propaganda dan pemutar balikkan fakta lewat teknologi komunikasi, sesuai dengan protokolat zionisme no 12.

Hamas menginginkan kembalinya Yerusalem Timur, yang menjadi hak mereka. Hamas juga menginginkan para pengungsi diberikan hak kembali ke wilayah mereka yang dirampas rejim Zionis-Israel.

Rakyat Palestina menginginkan diakhirinya blokade oleh Israel. Juga menginginkan diberikan wilayah udara yang bebas, sehingga mereka dapat menggunakan penerbangan secara bebas.

# Samuel : Terima kasih atas kunjungannya. kita tidak balas dendam kok.

# Syamsul Alam : Huahahaha... kalau gambar (foto) penderitaan pasti ga enak.

aR_eRos 8 Januari 2009 pukul 16.40  

*mampir lagi ahh*
eh lom apdet iya?
wedew tulisan'e kok serem-serem gini non, tentang perang mulu. mbok ya sekali-kali tentang cinta xixixixi *cekiki'an ndak jelas*

non tukeran link po'o

TheOne 10 Januari 2009 pukul 09.31  

KEREN BANGET, ANDA SUDAH BIKIN HATI SAYA MIRIS DAN MERINDING. TERNYATA BEGITU BESAR CINTA ANDA TERHADAP DUNIA...SALAM DARI KONSULTASI HATI DENGAN SENYUM, KARENA LU ADALAH GUA

iam 12 Januari 2009 pukul 18.29  

boikot aja produknya amerika..

iioguj45e6ju3 14 Januari 2009 pukul 22.34  

apa yg harus kita lakukan kawan???

Bluerider6089 19 Januari 2009 pukul 00.49  

"WE WILL NOT GO DOWN !"

HAMAS FOR PEOPLE IN The WORLD...

"WE WONT TO SURRENDER, ALLAHU AKBAR !"

GO FIGHT , HAMAS !! MAY ALLAH BE WITH YOU, brothers....
For Palestine childrens who died in GOD Hand...
MAY ALLAH AZZA WA JALLA TAKE IN PEACEFUL...

Tatkala bencana datang dan merusak banyak sumber penghidupan, seharusnya manusia mengoreksi diri akan tingkah lakunya yang secara tidak sadar telah mengeksploitasi lingkungan alamnya.